⛪ SIMULASI HARI-H PERNIKAHAN
Visualisasikan momen terindah hidupmu saat menerima berkat penumpangan tangan dari hamba-Nya di HKBP Kramat Jati.
Acara Sibuhabuha i (Serapan dan Doa)
Setelah Acara Sibuhabuhai (Serapan Pagi dan Doa kelancaran semua acara), Kedua Pihak Keluarga Inti Memasuki Ruang Konsistori Gereja persiapan Ibadah Pemberkatan Nikah
Konsistori - Prosesi Masuk Gereja (Prosesional)
Lonceng Gereja berdenting syahdu, Barisan Pendeta & Sintua selaku Tuan Rumah sudah siap menerima Keluarga Mempelai, Jemaat berdiri menyambut. Prosesi dengan iringan Musik/ Instrument/Vokal, Pengantin pria dan wanita dengan gaun terbaik, berjalan beriringan didampingi orang tua menuju Altar Agung. Pemusik / Pemandu / Protokol (Jangan lupa semua pendukung ini siap sebelumnya)
Posisi Umum Keluarga duduk beserta barisan Undangan
Keluarga Pihak Pria dan undangan diarahkan duduk di sebelah Kanan dari Pintu Masuk depan. Keluarga Pihak Wanita duduk di sebelah kiri pintu masuk depan (gambaran Pasangan Pria & Wanita bersebelahan).
Ibadah & Khotbah Pernikahan Kristen
Jemaat menaikkan puji-pujian bagi Tuhan Buku Ende/BN/KJ/PKJ yang menggetarkan jiwa. Pendeta membawakan Firman Tuhan khusus penuntun rumah tangga baru kiranya biduk perkawinanmu dibangun kokoh di atas batu karang Kristus.
Pamasumasuon (Pemberkatan Nikah)
Momen puncak yang dinanti! Kalian berdiri di depan Altar Agung, saling berpegangan tangan kanan oleh Pendeta, dan mengucapkan janji setia di hadapan Tuhan Yesus dan jemaat: Pertanyaan ini diucapkan di hadapan Tuhan, jemaat, dan para saksi dengan urutan sebagai berikut: 4a. Kepada Mempelai Pria (Pangoli/Baoa) Pendeta akan bertanya dalam bahasa Batak Toba: "Di ho ale [Nama Mempelai Pria], na olo do ho manjalo si [Nama Mempelai Wanita] na dison nuaeng, bahen dongansaripemuna (istrimu) na tutu, di jolo ni Debata dohot di jolo ni HuriaNa?" Indonesia (Apakah engkau bersedia menerima [Nama Mempelai Wanita] yang ada di sini sekarang, menjadi istrimu yang sah di hadapan Tuhan dan jemaat-Nya?) Mempelai pria akan menjawab:"Na olo do ahu" /sai dipargogoi Tuhan Debata ma ahu patupahon saluhutna i. "Ya, saya bersedia", /semoga Tuhan memberikan kekuatan kepada saya untuk melakukan semua itu. 4b. Kepada Mempelai Wanita (Na Niolina/Borua) Pendeta kemudian akan bertanya kepada mempelai wanita: "Di ho ale inang [Nama Mempelai Wanita], na olo do ho manghajongjonghon di jolo ni Debata na umboto saluhut roha, dohot di jolo ni angka dongan na pungu dison, na dipangido roham do si [Nama Mempelai Pria] gabe sinondukmu (suamimu)? Olo do ho manghaholongi ibana jala mangoloi ibana?" Indonesia (Apakah engkau bersedia mengakui di hadapan Tuhan yang mengetahui segala isi hati, dan di hadapan jemaat yang berkumpul di sini, bahwa engkau menghendaki [Nama Mempelai Pria] menjadi suamimu? Apakah engkau bersedia mengasihi dan tunduk kepadanya?) Mempelai wanita akan menjawab:"Na olo do ahu". /sai dipargogoi Debata ma ahu mangoloi ibana." "Ya, saya bersedia" /semoga Tuhan memberikan kekuatan kepada saya untuk tunduk dan taat kepadanya.) di lanjutkan Pendeta. Dan seterusnya.
Dokumen Pernikahan dan Bingkisan
Setelah Pemberkatan selesai Penatua Gereja menyerahkan bingkisan Alkitab penuntun rumah tangga, mengikatkan nilai sumber kehidupan melalui firman Tuhan yakni Alkitab. Dan mengarahkanmu agar tidak lupa unutk daftar ulang ke Gereja yang hendak kamu tuju. Secara otomatis, Keluarga baru akan terlepas dari anggota KK Gereja dari sebelumnya menjadi Keluarga baru KK baru. Persembahan Sulung: Wow ini Momen terbaik buat kamu berdua, ini sebagia titik awal dimana kamu berdua sah sebagai keluarga baru yang diberkati Allah dihadapan jemaatNya, menyatukan persembahan kamu berdua tanda persembahan sulung dari kamu berdua. Hal ini tentu bukan aturan yang sifatnya mengikat melainkan momen baik akan ketulusan buat kamu. Foto bersama Pendeta di Altar, Kata Sambutan Kedua pihak, Nyanyian "Berbahagia Tiap Rumah Tangga" Foto bersama keluarga, Foto sesuai List photo. Dan bergegas melangkah menuju perayaan pesta adat (*Ulaon Unjuk*) dengan penuh sukacita. Note: Jangan Lupa Berdoa Kiranya Tuhan memimpin menyetartai segala rencanamu, dan memberimu kekeuatan kesabaran menuju hari bahagiamu. Koordinasikan Ulang Segala keperluanmu terkait acara ini, buat list update progresmu (Acara, Seksi musik, pemandu, media, dst) www.hkbpkramtjati.com
Sesi Photo
1. Golden Rules (Aturan Emas yang Wajib Diketahui) Tunjuk 1 Orang Koordinator Foto: 1 orang koordinator yang pegang mikrofon untuk panggil kloter foto. Pengantin tugasnya cuma senyum di panggung. Efisiensi Waktu: Batasi maksimal 1–2 kali jepretan per kloter agar durasi tidak mulur dan pengantin tidak kelelahan (senyum palsu). 2. Urutan / Alur Kloter Foto (Sesuai Aturan Adat Ringkas) Biar adil dan tertib, urutan diprioritaskan dari keluarga inti, pihak yang paling dihormati (Hula-hula), baru ke teman-teman. Sesi Photo (Pra-Nikah & Nikah) Membuat list rangkaian sesi photo agar tidak rebutan, dan menyerahkan ke Tim Slide atau Protokol MC memanggil urutan Photo Calon Mempelai dengan Pendeta atau yang memimpin ibadah, Sintua. Photo Calon Mempelai dengan Saksi (Saat tukat Cincin) Photo Calon Mempelai dengan orangtua/wali Pria & Suadara kandung Photo Calon Mempelai dengan orangtua/wali Wanita & Suadara kandung Photo Calon Mempelai dengan orangtua/wali Pria dan Wanita & Suadara kandung Photo Calon Mempelai + Hula hula & Tulang dari pihak laki-laki. Photo Calon Mempelai + Keluarga Besar/Marga pihak laki-laki. Photo Calon Mempelai + Keluarga Besar/Marga pihak wanita. Photo Calon Mempelai + Teman, Undangan, & Pemuda (Naposobulung) Photo Calon Mempelai + Teman kantor/kuliah. Photo Calon Mempelai + Naposobulung (Pemuda Gereja). Photo Calon Mempelai + Tim Pemusik dan Pemandu. Note: # Jangan Lupa Berdoa: Kiranya Tuhan memimpin menyetartai segala rencanamu, dan memberimu kekeuatan kesabaran menuju hari bahagiamu. ## Koordinasikan Ulang segala keperluan terkait acaramu buat list update progresmu (Acara, Seksi musik, pemandu, media, dst) www.hkbpkramtjati.com